Friday, September 11, 2015

DataError: new encoding (UTF8) is incompatible with the encoding of the template database (SQL_ASCII)

Beberapa mungkin saat melakukan installasi awal Odoo/OpenERP pernah mengalami hal seperti ini,
  • Postgresql sudah start
  • Odoo / Openerp server sudah start
  • Tidak ada tampilan error sama sekali
  • Buka browser ke alamat 8068 juga bisa tampil jendela Odoo dengan sempurna.
Namun pada saat melakukan manage database, entah itu create data baru, ataupun Restore data lama,
Baru muncul tulisan sebagai berikut:

DataError: new encoding (UTF8) is incompatible with the encoding of the template database (SQL_ASCII)
Gak perlu panik, jika menghadapi kendala seperti itu, cukup lakukan sedikit hal berikut ini pada model terminal

 sudo -u postgres psql postgres

kemudian pasa konsol psql, masukan perintah berikut


update pg_database set datallowconn = TRUE where datname = 'template0'; [ENTER]
\c template0 [ENTER] 
update pg_database set datistemplate = FALSE where datname = 'template1'; [ENTER] 
drop database template1; [ENTER] 
create database template1 with template = template0 encoding = 'UTF8'; [ENTER] 
update pg_database set datistemplate = TRUE where datname = 'template1'; [ENTER] 
\c template1 [ENTER] 
update pg_database set datallowconn = FALSE where datname = 'template0'; [ENTER]

Selanjutnya... "Voala..." Odoo sudah bisa berjalan normal terhadap Database Postgresql

Wednesday, September 2, 2015

My Journey

Saya Riza Kurniawan, pernah mengenyam pendidikan Teknik Mesin pada tahun 1995. Namun hobby saya pada bidang Programming, membuat saya lebih enjoy pada bidang IT.
Hingga pada akhirnya dimulai pada tahun 2000 (saat booming internet, meski menggunakan dial up 0809 bla... bal.. bla...), saya memberanikan diri membuka usaha di bidang Networking Support dan Security System.
Hingga pada tahun 2004, saya berkenalan dengan Tiny ERP, kemudian menjadi OpenERP, dan saat ini sudah ber-transformasi menjadi Odoo, saya mulai melebarkan sayap bisnis pada bidang implementasi ERP (Enterprise Resource Planning).
Dengan kemampuan programming dan coding yang saya kuasai, kemampuan Business Analyst yang juga sudah terasah, membuat saya lebih mudah melakukan re-organize pada perusahaan yang sedang bermasalah, khususnya bermasalah dalam implementasi system IT di lingkungan perusahaannya.
Bermula dari dalam kamar dan ruang garasi di rumah, kantor kecil saya mulai berdiri dengan nama R-Tech Softmedia.
Next... saya akan lebih banyak membantu perusahaan di Indonesia guna lebih profitable, effisien dengan mengadopsi ERP System yang komplek. Dan kesemuanya itu menggunakan Odoo